
Apa itu Flunixin Meglumine?
Flunixin meglumine diklasifikasikan sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Ia bekerja dengan menghambat aksi siklooksigenase. Obat ini bekerja dengan mengurangi sintesis prostaglandin, yang merupakan mediator yang bertanggung jawab atas peradangan dan nyeri. Dengan menargetkan enzim siklooksigenase, flunixin meglumine mampu mengurangi kadar prostaglandin ini, sehingga mengurangi gejala terkait.
Cara kerja obat ini memberikan efek analgesik dan antipiretik, dan kemanjurannya terkenal dalam mengurangi nyeri viseral. Tindakannya yang cepat memastikan pertolongan segera, menjadikannya pilihan utama untuk kondisi akut yang memerlukan perhatian segera.
Untuk apa Flunixin Meglumine digunakan?
Flunixin meglumine digunakan untuk menghilangkan rasa sakit, tujuan anti-inflamasi dan antipiretik pada hewan seperti sapi dan kuda, yang meredakan gejala yang berhubungan dengan penyakit seperti penyakit pernapasan sapi, endotoksemia atau mastitis akut.
Kuda: Injeksi Flunixin direkomendasikan untuk menghilangkan peradangan dan nyeri yang berhubungan dengan gangguan muskuloskeletal pada kuda. Hal ini juga dianjurkan untuk menghilangkan nyeri visceral yang disebabkan oleh kolik kuda.
Bovine: Injeksi Flunixin digunakan untuk mengendalikan demam yang berhubungan dengan penyakit pernafasan sapi, endotoksemia dan mastitis sapi akut. Injeksi Flunixin juga digunakan untuk mengendalikan peradangan pada endotoksemia.

Penggunaan dan Dosisdari Flunixin meglumine
Kuda: Dosis yang dianjurkan untuk gangguan muskuloskeletal adalah 0,5 mg per pon berat badan sekali sehari (1 ml/100 lbs). Pengobatan dapat diberikan secara intravena atau intramuskular dan dapat diulang hingga lima hari.
Dosis yang dianjurkan untuk meredakan nyeri kolik pada kuda adalah 00,5 mg per pon berat badan. Pemberian intravena dianjurkan untuk menghilangkan rasa sakit dengan cepat. Pengobatan dapat diulang bila gejala kolik kambuh.
Sapi: Dosis yang dianjurkan untuk mengendalikan demam akibat penyakit pernafasan dan endotoksemia pada sapi dan untuk mengendalikan peradangan akibat endotoksemia adalah 1,1 hingga 2,2 mg/kg (0,5 hingga 1 mg/lb; 1 hingga 2 mL per 100 lb) diberikan perlahan secara intravena sekali sehari atau dalam dua dosis terbagi dengan interval 12-jam hingga 3 hari. Total dosis harian tidak boleh melebihi 2,2 mg/kg (1,0 mg/lb) berat badan. Hindari pemberian intravena secara cepat. Dosis yang dianjurkan untuk digunakan pada mastitis sapi akut adalah 2,2 mg/kg (1,0 mg/lb: 2 mL per 100 lb) diberikan sekali secara intravena.
